
Matthew James Bellamy, ato mungkin lebih sering dipanggil Matt Bellamy adalah seorang gitaris ajaib.hehehe. Yup, menurut saya Bellamy memang ajaib. Kemampuannya sebagai seorang gitaris bisa dibilang diatas rata-rata. Memang dari segi teknik permainan Bellamy bisa dibilang masih dibawah senior2nya seperti Satriani atu Vai yang gila2an. Tapi untuk sound dan inovasi, ia berani diadu dengan para seniornya tersebut.
Pertama kali saya mendengar permainan Bellamy sekitar 4 thn yang lalu. Waktu itu Hysteria lagi kenceng2nya diputer di radio. Entah kenapa lagu itu membuat saya menjadi penasaran dengan Muse. Dan setelah membeli kasetnya dan mendengarkannya secara seksama, saya berkesimpulan bahwa Bellamy bukan manusia.hehehe.
Secara sound, Bellamy adalah seorang gitaris yang sangat canggih. Dari beberapa sumber yang pernah saya baca Bellamy menggunakan beberapa channel sekaligus untuk gitarnya. Belum lagi sinyal MIDI yang juga ikut meramaikan soundnya. Jujur, sebenarnya dari dulu saya mencoba mengulik sound Bellamy dan menirunya ke multiefek saya. Tapi sampai sekarang hasilnya nihil.hehehe. Sulit sekali bagi saya menemukan formula yang tepat untuk menirukan sound Bellamy yang megah dan powerful itu.
Nah, karena kemaren saya dapet pertanyaan mengenai Bellamy, maka saya putuskan untuk mencoba browsing sebentar dan mencari beberapa info yang mungkin berguna untuk teman kita RIZQI.
Setelah browsing beberapa saat di internet, saya semakin yakin kalo Bellamy bukan manusia. Hehehe. Bukan manusia karena ia memang jenius banget nget nget….
Kali ini saya akan coba menulis tentang Gitar yang sering dipakai oleh Bellamy. Mengenai efek dan gear yang lain akan saya posting lain waktu.
Bellamy mempunyai beberapa gitar yang sering ia pake waktu manggung. Perlu dicermati bahwa apabila ia sering berganti gitar di panggung, itu bukan karena gaya2an semata. Melainkan lebih kepada kebutuhan soundnya yang mengharuskan ia berganti gitar.
Bellamy secara umum memakai gitar Manson yang ia desain bersama Hugh Manson.
Gitarnya yang paling terkenal adalah gitar Manson silver yang didalamnya tertanam beberapa efek gitar seperti Z.Vex Fuzz Factory, MXR Phase 90 Phaser, dan sebuah Roland MIDI pickup yang memungkinkan dia mengirim sinyal MIDI dari gitarnya ke Synthesizer apapun yang ia pake.
Kemudian ia juga mempunyai sebuah ‘Bomber Manson’. Sebuah gitar yang finishingnya menyerupai cermin dan pesawat Bomber B52. Gitar ini bisa juga dibilang unik karena ia memiliki sebuah MIDI strip yang bisa digunakan untuk mengontrol Digitech Whammy IV langsung dari gitarnya., sebuah Z Vex Probe Wah dan beberapa efek lain yang built in ke dalam gitarnya.
Gitar berikutnya adalah ‘Black Kaoss Manson”.
Nah, ini ini dia gitar yang menurut saya cukup fenomenal. Saya pertama kali melihat gitar ini sekitar satu atau dua tahun yang lalu. Sori lupa.. Yang jelas waktu itu saya melihat Bellamy menggunakan gitar ini untuk bermain live. Gitar ini dilengkapi dengan sebuah Fernandes Sustainer pada neck-nya dan sebuah Pad yang terhubung dengan Kaoss Pad.
Jujur waktu itu saya lumayan takjub melihat ada seorang gitaris yang menanam sebuah Pad X-Y kontroler pada gitarnya. Sekedar info saja, banyak orang yang salah kaprah menganggap bahwa Bellamy memasang sebuah kaossilator pada gitarnya.
Sori, ini mungkin agak keluar dari skope bahasan kita. Hanya ingin memberikan sedikit info saja kepada teman2 sesama gitaris amatir, Kaoss Pad dan Kaossilator adalah dua jenis instrument yang berbeda. Kaoss Pad adalah sebuah efek yang bisa memproses audio. Sedangkan Kaossilator adalah sebuah synthesizer kecil yang bisa digenggam(hand held). Secara awam, Kaossilator bisa dibilang sebagai keyboard kecil seukuran kalkulator.
Jadi,menurut sepengetahuan saya, yang Bellamy pasang pada gitarnya adalah sebuah kontroler(remote control) untuk mengontrol Kaoss Pad pada rak efeknya. Bukan sebuah Kaosilator.
Kaoss pad itu sendiri adalah berupa sebuah efek yang lazim digunakan oleh para DJ untuk menghasilkan sound yang unik. Cara penggunaannya adalah dengan cara menyentuh layarnya. Nah, yang anda lihat pada gitar Bellamy hanyalah controller yang bentuknya menyerupai layar pada Kaoss Pad. Dengan memasang kontroler ini, ia bisa leluasa memainkan Kaoss Pad-nya melalui controller yang sudah tertanam di gitarnya. Jadi apabila anda ingin mempunyai gitar seperti punya Bellamy, siap2lah untuk merogoh kocek agak dalam karena anda harus setidaknya membeli sebuah Kaoss Pad, X-Y controller Pad, plus juga sebuah kabel MIDI untuk menghubungkan kontroller dengan Kaoss Pad.
Urutan routing sinyalnya kurang lebih seperti ini.
Output Gitar masuk ke Input Kaoss Pad trus outputnya langsung ke efek yang lain, Ampli ato PA(sound Out). Sedangkan kabel MIDI kita gunakan untuk menghubungkan antara X-Y kontroler pada gitar kita ke colokan external kontroler pada Kaoss Pad. Menurut beberapa orang, pemasangan kontroler ini bisa menambah berat pada gitar kita. Yah, nambah berat beban di pundak lah. begitu kira2..
Pemakaian X-Y kontroler sendiri sebenarnya tidak mutlak. Pemakaiannya lebih didasarkan pada segi kepraktisan saja. Anda bisa saja memakai Kaoss Pad tanpa kontroler, namun anda pasti jadi tidak leluasa bergerak. Dan bisa jadi anda akan sering jongkok untuk mengontrol Kaoss Pad anda.hehehe.
Eit, mungkin ada sebagian dari anda yang belum ngeh tentang apa itu X-Y kontroler. Sori lupa tadi belum dijelasin. Pada dasarnya X-Y kontroler adalah sebuah kontroler yang memungkinkan kita mengontrol dua buah parameter efek secara simultan. Jadi seperti mengontrol 2 knop efek sekaligus. Kalo anda masih penasaran juga.. Coba buka software Fruity Loops 7. disana terdapat contoh X-Y kontroler yang bisa kita utak-utik sesuka hati.
Kamis, 10 Juni 2010
matt's guitar,,
matt birthday!
yap yap yap
idola saya, matthew bellamy (vokalis muse) hari ultah,,,
harapan saya k depan adalah muse semakin jaya dengan tampilan barunya yg lbih elegan...
bravo muse...
*biasanya yg ngucapin harapan gni kan yg ultah..
hhehe
lov u muse
;)
Rabu, 22 Juli 2009
MUSE, the hero of talk less do more.......
Muse adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Anggota band ini terdiri dari tiga orang, yaitu Matthew Bellamy (vokalis, gitaris, pianis), Dominic Howard (drummer), dan Chris Wolstenholme (bassis). Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika.
Muse juga dikenal dengan
konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan. Muse telah merilis empat album rekaman, dimulai dengan Showbiz pada tahun 1999, diikuti Origin of Symmetry di tahun 2001, Absolution di tahun 2003, dan album terbarunya Black Holes & Revelations di tahun 2006. Sepanjang karirnya, Muse telah memenangkan berbagai penghargaan termasuk 5 MTV Europe Music Awards, 5 Q Awards, 4 NME Awards dan 2 Brit Awards.
Sejarah Pembentukan (1992-1997)
Pada tahun 1990-an awal, anggota-anggota Muse memiliki grup musik masing-masing di sekolah mereka. Pembentukan MUSE berawal ketika Matthew Bellamy yang berumur 14 tahun berhasil lulus audisi untuk masuk grup Dominic Howard. Ketika bassis mereka memutuskan untuk keluar, mereka meminta teman baik mereka, Chris Wolstenholme, untuk bergabung dan mempelajari gitar bass. Chris sempat menolak, tapi akhirnya memutuskan untuk bergabung. Band baru ini sempat banyak berganti nama, antara lain ‘Gothic Plague’, ‘Carnage Mayhem’, ‘Fixed Penalty’, dan ‘Rocket Baby Dolls’, sampai akhirnya menggunakan nama Muse yang dikenal sekarang. Urutan kronologis pergantian nama band ini tidak jelas, karena Muse memberikan informasi yang tidak konsisten pada wawancara-wawancara mereka.
Pada tahun 1994, masih dengan nama band ‘Rocket Baby Dolls’, mereka memenangkan kompetisi Battle of the Bands lokal. Dan tak lama setelah ini, mereka mengganti nama menjadi Muse, berpindah dari Teignmouth dan mulai tampil di beberapa klub seperti Cavern di Exeter.
E.P. dan Showbiz (1998-2000)
Setelah beberapa tahun membangun komunitas penggemar, Muse memainkan konser-konser pertama mereka di London dan Manchester. Band ini lalu bertemu dengan Dennis Smith, pemilik perusahaan rekaman Sawmills, yang bermarkas di Cornwall, Inggris.
Pertemuan ini akhirnya dilanjutkan dengan rekaman resmi pertama Muse, yaitu E.P. self-titled (berjudulkan nama band) yang menggunakan label Sawmills, Dangerous.[2] Lalu E.P. ke-2 mereka, Muscle Museum, meraih peringkat ke-3 pada tangga lagu indie dan mendapat perhatian dari jurnalis musik Inggris yang berpengaruh, Steve Lamacq, serta majalah musik mingguan Inggris, NME. Dennis Mills lalu membantu membangun perusahaan musik Taste Media, yang dibuat khusus untuk Muse (Muse menggunakan label ini untuk 3 album pertama mereka). Ini merupakan hal yang sangat menguntungkan untuk Muse karena mereka dapat mempertahankan keunikan musik mereka pada awal karir mereka.
Walaupun E.P. ke-2 mereka cukup sukses, banyak perusahaan rekaman Inggris tetap enggan mendukung Muse, dan banyak orang di industri musik menganggap musik Muse terlalu mirip dengan Radiohead sebagaimana halnya band-band baru asal Inggris lain saat itu. Namun, perusahaan Amerika Serikat Maverick Records mempromosikan Muse untuk tampil beberapa kali di Amerika Serikat hingga akhirnya mengontrak mereka pada tanggal 24 Desember 1998. Sepulangnya dari Amerika, Taste Media mendapatkan kontrak untuk Muse di perusahaan-perusahaan rekaman di Eropa dan Australia. John Leckie, yang menjadi produser album untuk Radiohead, Stone Roses, “Weird Al” Yankovic dan The Verve, dijadikan produser album pertama Muse, Showbiz.
Peluncuran album ini diikuti dengan penampilan pendukung pada tur band Foo Fighters dan Red Hot Chili Peppers di Amerika Serikat. Pada tahun 1999 dan 2000, Muse bermain pada beberapa festival musik di Eropa dan Australia, dan mengumpulkan banyak penggemar baru di Eropa Barat.
Origin of Symmetry dan Hullabaloo Soundtrack (2001-2002)
Album ke-2 mereka, Origin of Symmetry, dengan John Leckie sebagai produser, berisikan musik yang lebih berat dan gelap, dengan suara bass yang dalam dan terdistorsi. Muse bereksperimen dengan alat-alat musik yang tidak biasa digunakan, seperti organ gereja, Mellotron, dan peralatan drum tambahan. Muse lebih banyak mengandalkan suara tinggi Bellamy, dengan alunan arpeggio gitar dan permainan piano yang terdengar jelas, yang terinspirasi dari gerakan Romantisme khususnya musikus Rusia Sergei Rachmaninoff dan Tchaikovsky. Beberapa lagu seperti “Space Dementia” memiliki unsur klasik yang lebih kental oleh musik Rachmaninoff. Bellamy juga menyatakan adanya pengaruh dari gitaris ternama Jimi Hendrix dan Tom Morello (gitaris Rage Against The Machine dan Audioslave) dalam melodi gitar pada beberapa lagu terakhir dalam album ini. Terdapat pula daur ulang dari lagu “Feeling Good”, yang aslinya dibuat oleh Anthony Newley dan Leslie Bricusse dan dipopulerkan oleh Nina Simone.
Origin of Symmetry memperoleh penilaian yang beragam dari berbagai kritikus musik. Dean Carlson dari Allmusic menilai permainan Muse terlalu menyerupai Radiohead, dan menganggap lagu-lagu mereka terlalu berlebihan dan sulit diterima.” Sebaliknya, Roger Morton dari NME memberikan nilai 9/10 untuk album ini, mengomentari sisi yang gelap dan berani dari Muse, bahkan menilai bahwa Bellamy lebih ‘gila’ dari Thom Yorke, vokalis Radiohead. Album ini berpotensi untuk membuat Muse semakin terkenal di Amerika Serikat, tapi Maverick tidak setuju dengan gaya vokal Bellamy yang dianggap tidak cocok untuk penyiaran radio dan meminta MUSE untuk mengubah beberapa lagu mereka sebelum dirilis di Amerika Serikat. Muse menolak permintaan ini dan meninggalkan perusahaan rekaman Maverick, yang mengakibatkan tidak dirilisnya album Origin of Symmetry ini di Amerika (album ini akhirnya dirilis di daerah tersebut pada 20 September 2005, setelah Muse menjalin kontrak dengan Warner).
Penampilan Muse selama promosi album Origin of Symmetry berhasil menarik banyak pengemar dan membangun reputasi Muse sebagai band dengan penampilan live yang luar biasa. Reputasi ini membawa Muse untuk merilis Hullabaloo Soundtrack, DVD yang berisi penampilan mereka di Le Zenith di Paris,Perancis pada tahun 2001. Lalu secara bersamaan, mereka juga merilis album ganda yang berisi B-side dan rekaman dari penampilan di Le Zenith. Album ganda single A-side juga dirilis, dengan dua lagu baru yaitu “In Your World” dan “Dead Star”, yang berbeda dengan gaya opera lagu-lagu lain pada Origin of Symmetry.
Pada edisi Februari 2006 majalah Q Magazine, album Origin of Symmetry berhasil menempati peringkat ke-74 pada daftar 100 album terbaik sepanjang masa menurut penggemar.
Personil band
· Matthew Bellamy – vokal, gitar, piano, keyboard, synthesizer
· Christopher Wolstenholme – bass, vokal pendamping, keyboard, synthesizer
· Dominic Howard – drum, perkusi
Personil tambahan
Berikut personil tambahan yang sering muncul pada beberapa penampilan konser Muse:
· Morgan Nicholls – keyboard, vokal pendamping, bass, ukulele (2004, 2006 – sekarang)
· Dan “the Trumpet Man” Newell – terompet (2006 – sekarang)
by Alpient Bellamy di 04.56 0 comment
alpient's ni bAndX abangQ.....
Senin, 02 Februari 2009
Donnie
| Nama Lengkap | : | Donnie Cahyadi Sibarani | ![]() |
| Nama Panggilan | : | Donnie | |
| Posisi | : | Vokalis | |
| Tempat Tanggal Lahir | : | Surabaya 17 April 1980 | |
| Hobby | : | Baca, Traveling, Nonton & Billiard | |
| Makanan Favorit | : | Nasi Rendang & Pecel | |
History of ADA
Terbentuk pada tahun 1996. Kala itu personel ADA Band adalah:
| Gitar & Vokal | |
| Keyboard & Backing Vocal | |
| Drum | |
| Keyboard/Piano |
Pada tahun 1997, ADA Band merilis album pertama dengan judul "Seharusnya". Hingga kemudian istirahat 2.5 tahun dan merilis album kedua berjudul "PerADAban 2000" di bulan Juli 1999.
Setelah album kedua ini, Iso dan E'el hengkang dari ADA Band. Dengan bergabungnya Rama sebagai drummer maka dirilislah album ketiga dengan judul "Tiara" pada bulan Maret 2001.
Pada Desember 2001, Baim menyusul hengkang dan ADA Band sempat vakum selama 2 tahun.
Tahun 2003, ADA Band kembali menggebrak dengan formasi:
| Keyboard/Piano | |
| Bass & Backing Vokal | |
| Drum | |
| Gitar | |
| Vokal |
Dengan formasi ini, ADA Band merilis dua album, yaitu:
- Metamorphosis
- The Best of Discography
Formasi terakhir sepeninggal Rama adalah:
| Keyboard/Piano | |
| Bass & Backing Vokal | |
| Gitar | |
| Vokal |
Dibantu beberapa Additional Musicians, pada 2004 ADA merilis "Heaven of Love", dan "Romantic Rhapsody" pada awal 2006.Dan sekarang ADA telah mengeluarkan albumnya yang terbaru dan ter-Dahsyat yaitu "Harmonious" dengan singel "Baiknya" sebagai lagu andalan.
aku
drummer MUSE 2020
MUSE
bAnd ke-200Q

